Ramadhan Semangatku

Ramadhan Semangatku

karya: Marantika dan Marantina



Mentari dengan cepat berlalu
Mencoba berganti untuk hidup yang lebih baru
Menikmati kehidupan disela lekatnya lagu sendu
Melepas kejenuhan diatas langit biru

Ramadhan telah datang
Menyejukkan hati disela kejahiliyahan
Setiap insan berlomba menjadi bintang
Membangkitkan semangat disela kegagalan

Ia bangkit dengan lantunan takbir
Menyerukan kekuasaan Allah nan Kabir
Menanti malam penuh keberkahan
Malam lailatul qadr, malam seribu bulan

Langkahnya mulai gontai
Kemudian itu terjatuh dalam lunglai

Dalam keheningan malam ia terjaga
Mencoba bersujud di tengah mata nan terkantuk
Mencoba khusyuk kepada-Nya
Bertasbih dikala hati mulai terpuruk

Ia berjihad disaat hati telah terketuk
Tak usik di tengah hiruk pikuk

Dalam hening ia berdo'a
Ya Tuhan...
Akankah ada suara hati yang terus terpanggil?
Akankah ada semangat jihad yang semakin menderu?
Akankah ada lantunan Al-Qur'an yang semakin terpacu?
Selain di bulan Ramadhan-Mu
Tuhaaan...

Ramadhan perlahan berlalu
Meninggalkan Lailatul Qadr dengan terpaku
Qiyamul lail tetap melaju
Lanjutkan seuntai semangat tawadhu

Dan tahukah kalian siapa ia?
Ia adalah kita
Mujahid muda yang sedang mencari ketaqwaan-Nya
Disela dilematis kehidupan, meraih istiqomah 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Phoenix Firdaus mengatakan...

Assalamu'alaikum~ Cie... ini puisi yang dibaca di SA ya? hehehe

-Rajib

Catatan Kaki mengatakan...

Wa'alaykimussalam~ iyaa hehe.__.

Posting Komentar